Sunday, March 10, 2013

7 Alasan "Payah" untuk Tidak Menabung


Selalu ada alasan untuk tidak menabung buat dana darurat, investasi hari tua dan sebagainya. Tapi hal ini akan berbuntut pada penyesalan dikemudian hari. Untuk itu hal yang pintar untuk selalu menyisihkan uang secara rutin yang nantinya bisa dipakai buat kebutuhan yang mendesak atau saat- saat sulit.
Intinya tak ada yang tahu tentang masa depan dan sebuah tindakan bijaksana buat selalu mempersiapkan diri."Menabung adalah soal pola pikir," ujar Bob Morison, Downing Street Wealth Management, sebuah perusahan yang bergerak dalam perencanaan keuangan. "Bukan masalah Anda menabung dengan jumlah minimum atau jumlah yang besar. Intinya Anda harus menabung sekian persen dari penghasilan rutin tiap bulan, serta belajar untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan sisanya.."
Menurut Bob, berikut adalah alasan payah yang sering digunakan orang sebagai alasan tak bisa menabung.

1. Tidak ada dananya
"Orang bekerja keras setiap hari dan merasa mereka berhak untuk menikmati hasilnya," ujar Bob. Akibatnya mereka merasa ingin memiliki barang baru, mobil, atau rumah dengan lingkungan yang baik. tapi mereka tak menyadari biaya yang ditimbulkan untuk gaya hidup yang mereka pilih. 

2. Menunda hingga naik gaji
"Masalah hari esok belum tentu Anda menghasilkan lebih banyak dari sekarang dan siapa yang tahu kalau biaya hidup makin tinggi dan Anda makin sulit menyisihkan uang." Menurut Bob, yang terbaik adalah latihan menabung dulu dari jumlah yang kecil. Nanti kalau sudah naik gaji Anda bisa menambah jumlah uang yang akan ditabung.

3. Sudah terlambat untuk memulai
Karena merasa sudah tua, Anda sudah merasa terlambat untuk memulai menabung. Akibatnya Anda tak berubah dengan meneruskan gaya hidup seperti sekarang. Sebenarnya tak ada batasan usia terlambat buat menabung. "Jangan berpikir tentang masa lalu. Yang perlu dikhawatirkan adalah masa depan dan tak ada kata terlambat buat berubah."

4. Biaya kuliah anak
Memang sudah menjadi tanggung jawab orang tua membiayai pendidikan anaknya. Tapi perlu dingat Anda tetap harus memikirkan hari tua. Tak perlu banyak yang penting rutin. 

5. Tidak melihat untungnya
Sudah menabung jumlahnya kecil, bunganya tak seberapa masih harus dipotong biaya bulanan. Ketika Anda melihat saldo tabungan pun jumlahnya kecil. "Tidak menyenangkan bila melihat bunga tabungan yang kecil. Perlu diingat  tujuan menabung bukan untuk mencari untung. Akan tetapi ketersediaan dana jika Anda sangat membutuhkan."kata Robert Schmansky, Founder dari  Clear Financial Advisors,  Bloomfield Hills.

6. Saya butuh 'gadget' terbaru
Pemikiran bahwa dengan memiliki gadget terbaru dapat memudahkan pekerjaan Anda adalah hal yang aneh. Anda harus benar-benar bertanya, apakah hal tersebut penting? Kalau ternyata ketimbang urusan pekerjaan tablet Anda lebih sering dipakai main game, itukan  hal yang konyol.

7. Sedang mencicil rumah
Membayar cicilan rumah tiap bulan memang sangat menguras gaji. Karena alasan ini Anda berhenti menabung terlebih dahulu. Pemikiran Anda menabung lewat aset mati bukan alasan Anda tak memiliki dana cair. Sebab cicilan rumah membutuhkan waktu lima hingga belasan tahun, lagipula Anda tak bisa dengan cepat menjual rumah bila membutuhkan dana berupa uang tunai dengan segera. Saat sedang mencicil rumah yang perlu Anda lakukan adalah menurunkan gaya hidup Anda bukan menghilangkan dana buat menabung.

Tips Menabung Untuk Menghadapi Masa Depan


Memiliki uang lebih dari penghasilan akan membuat kita nyaman. Banyak cita-cita kita yang mungkin belum terlaksana. Semisal membangun rumah, ataupun menyiapkan dana untuk biaya pendidikan si kecil. Nah banyak cara yang dilakukan untuk meraih hal tersebut. Salah satunya dengan menabung. Berikut kiat-kiat menabung untuk persiapkan masa depan :

1. Mencoba investasi dengan membuka usaha
Sebagai contoh anda adalah seorang karyawan kantoran. Gaji yang telah mencukupi untuk kebutuhan keluarga, selebihnya bisa anda investasikan untuk berwirausaha. Wirausaha Frenchise makanan misalnya, anda tak perlu repot-repot mengelolanya.

2. Membeli barang-barang seperlunya
Dengan membeli barang-barang seperlunya kita dapat sedikit mengelola uang dengan cermat. Tak lupa meneliti sebelum membeli. Sehingga, sedikit demi sedikit kita bisa berhemat.

3. Menyimpan di tempat yang aman
Menyimpan uang ditempat yang aman seperti koperasi desa, atau bank terdekat akan memudahkan kita untuk menabung dengan lebih cepat.

4. Hindari Menggunakan Anjungan Tunai Mandiri
Apabila menyimpan uang di bank ada beberapa pilihan. Anda bisa menabung dengan sistem waktu berjangka tanpa kartu kredit. Dengan begitu dana akan aman dari hasrat untuk berbelanja barang yang belum diperlukan.

5. Menabung dengan segera
Tak sedikit ketika orang memiliki banyak uang lantas lupa untuk menyisihkan penghasilannya. Jadi segeralah untuk menyisihkannya sekarang juga. Tidak ada kata terlambat untuk menabung demi masa depan yang lebih baik, jadi hasil yang pas-pasanpun bisa kita kumpulkan sedikit demi-sedikit.

10 Cara Mudah Menabung Demi Masa Depan


Menabung? Uch.. Dari dulu sampe sekarang susah sekali rasanya untuk hal yang satu ini. Ada saja keperluan mendadak atau pengen beli ini itu. Kalau sudah begitu, terpaksa dech pecahkan Celengan Ayam.. PRANGGG!!!

Padahal, menabung itu mendidik agar kita dapat hidup hemat, bukan berarti pelit, lho! Ada saatnya kita memberi. Menyisihkan keuangan dalam mengesampingkan hal-hal yang kurang perlu. Demi cita-cita di masa depan.

Menurut orang yang ahli dibidangnya dan sering melakukan survey, bahwa kebiasaan menabung orang Indonesia ternyata dari tahun ke tahun tidak berubah. Hanya 47 persen orang Indonesia saja yang sudah mulai menabung, dan hanya 29 persen saja yang taat kepada anggaran belanja yang dibuatnya. (bener gak, sich???)

Trus, gimana sich caranya agar mudah menabung? Masih menurut orang tersebut, ada 10 cara mudah menabung :


1. CATAT KEBIASAAN ANDA DALAM SEBULAN

Sebenarnya menabung itu sangat mudah, selama pengeluaran Anda lebih kecil dari pendapatan. Sebelum itu, Anda harus tahu bagaimana kebiasaan Anda dalam mengeluarkan uang setiap bulannya. Cobalah untuk mencatat pengeluaran harian, mingguan dan bulanan. Kemudian tentukan mana yang perlu dikurangi.


2. SISIHKAN UANG UNTUK ANDA PRIBADI

Kunci kesuksesan menabung adalah untuk menyisihkan uang di awal, sebelum pembayaran hal-hal lain seperti membayar listrik, air, dan cicilan lainnya. Tentukan tujuan jangka panjang dan secara reguler tabunglah uang Anda dalam tabungan ataupun investasi.

Karena jika Anda terbiasa untuk berbelanja dan baru berusaha menabung setelah ada sisa uang di akhir bulan, maka umumnya sisa uang yang ada di rekening Anda tidak banyak.


3. TENTUKAN TANGGAL

Jika Anda mendapat gaji bulanan, maka tidak akan bermasalah untuk menentukan tanggal untuk menyisihkan dana, tapi bagi Anda yang menerima upah/gaji tiap dua minggu, maka tentukan satu dari dua tanggal tersebut untuk menyisihkan dana yang akan ditabung.

Jika Anda wirausahawan, tentukan tanggal di tengah bulan di saat Anda tidak membayar tagihan-tagihan.


4. BAYARLAH UTANG ANDA

Segera melunasi utang adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat Anda dalam menabung. Hal ini disebabkan, karena bunga pinjaman lebih tinggi dari bunga tabungan.


5. JAGA TERUS DISIPLIN ANDA

Setelah utang terbayar, maka teruslah sisihkan dana setiap bulannya ke tabungan, bahkan lebih baik lagi jika tersedia penarikan otomatis untuk dimasukkan ke investasi.


6. MOTIVASI DIRI ANDA UNTUK MENCAPAI HASIL YANG BESAR

Tentukan apa yang Anda inginkan dan ketahui berapa jumlah dana yang dibutuhkan, kemudian tentukan cara yang realistis seperti menabung reguler selama enam bulan.

Letakkan gambar yang menunjukkan apa yang Anda impikan di meja kerja, kamar ataupun dompet, agar Anda selalu ingat tujuan Anda menabung. Jadi tiap kali ada godaan diskon ataupun Obral Pakaian di mall, Anda tidak mudah tergoda.


7. BUKA REKENING YANG TIDAK BISA ANDA SENTUH

Untuk pembelian dengan jumlah yang lebih besar, menabunglah perlahan dengan memanfaatkan deposito. Rekening ini umumnya memiliki tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa, dan jangka waktu yang periodenya telah ditentukan.

Dengan demikian, Anda tidak dapat menyentuhnya saat ada godaan untuk berbelanja, namun tetap dapat dicairkan saat terjadi keadaan darurat.


8. GUNAKAN CELENGAN ATAU TOPLES UNTUK KOIN ANDA

Uang dalam bentuk koin sering dianggap tidak penting, padahal jika dikumpulkan sesuai dengan pepatah “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit”. Di saat toples atau celengan ayam Anda penuh, maka hal itu bisa menambah jumlah tabungan Anda atau dapat digunakan untuk kebutuhan yang lainnya.


9. KANTONGI BONUS & KEJUTAN LAINNYA

Setiap kali Anda menerima bonus atau hadiah dalam bentuk tunai, langsung masukkan ke rekening tabungan. Uang ini bukan bagian dari penghasilan reguler Anda, sehingga jangan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari Anda dan simpanlah.

Jika Anda memiliki utang, gunakanlah dana ini untuk melunasi utang Anda.


10. BIASAKAN HIDUP HEMAT

Terdapat banyak cara untuk berhemat tanpa harus menderita. Bawalah makanan dan air minum dari rumah, gunakan transportasi umum, berhenti merokok, berlibur di saat yang tidak padat (low season), manfaatkan diskon agar memperoleh barang yang Anda “butuhkan” dengan lebih murah, dan masih banyak lagi.